Nimbus NAC · Network Access Control

Kenali, autentikasi, dan kontrol setiap koneksi dengan Nimbus NAC.

Nimbus NAC membantu tim IT mengenali pengguna dan endpoint, menggunakan konteks identitas untuk proses autentikasi, serta menerapkan kebijakan akses pada jaringan wired dan wireless secara lebih terstruktur.

Wired & wireless access Active Directory / LDAP Role-based access context
Implementasi Nimbus NAC untuk pengelolaan akses jaringan perusahaan
Satu policy layer untuk koneksi pengguna dan endpoint.
01Identify
02Authenticate
03Profile
04Apply policy
Who it is for

Dirancang untuk tim yang perlu memahami dan mengendalikan akses jaringan.

Nimbus NAC menjadi layer evaluasi bagi organisasi yang tidak lagi dapat mengandalkan akses manual, shared credentials, atau visibility yang terfragmentasi.

IT

IT manager

Membutuhkan gambaran akses yang lebih jelas untuk mendukung governance, operasional, dan evaluasi implementasi.

NE

Network engineer

Memerlukan identity context, compatibility information, dan workflow policy yang dapat diuji secara teknis.

SEC

Network & security team

Perlu memastikan akses diberikan berdasarkan pengguna, grup, role, dan kebutuhan lingkungan jaringan.

SI

System integrator

Membutuhkan produk lokal yang dapat dipresentasikan, diuji, dan diimplementasikan bersama ekosistem pelanggan.

Tim IT Indonesia mengevaluasi pengguna dan perangkat pada jaringan perusahaan
Problem solved

Ketika koneksi bertambah, tim membutuhkan lebih dari sekadar daftar perangkat.

Keputusan akses menjadi sulit saat identitas, endpoint, grup pengguna, dan kebijakan jaringan tidak berada dalam alur yang mudah dipahami. Nimbus NAC membantu menyatukan konteks tersebut untuk proses evaluasi dan kontrol yang lebih terstruktur.

Unknown accessPengguna atau endpoint masuk tanpa konteks identitas yang memadai.
Manual authenticationProses berulang meningkatkan beban operasional dan ketergantungan pada help desk.
Fragmented policyAturan akses sulit dikelola ketika tidak terhubung dengan grup atau role pengguna.
Low visibilityTim kesulitan membaca siapa dan perangkat apa yang sedang terhubung.
Core capabilities

Kemampuan inti yang bergerak dari identity menuju access policy.

Setiap capability dijelaskan berdasarkan outcome dan konteks teknis agar calon pengguna dapat mengevaluasi kesesuaian Nimbus NAC tanpa klaim berlebihan.

01 / IDENTITY

Authentication & SSO

Gunakan sumber identitas organisasi untuk membantu menyederhanakan proses autentikasi pengguna pada lingkungan jaringan.

Active Directory atau LDAP setelah compatibility dan prerequisite tervalidasi.
02 / CONTEXT

User profiling

Gunakan grup, role, atau atribut yang relevan untuk memberi konteks pada pengguna sebelum policy diterapkan.

Tidak menggunakan klaim AI profiling.
03 / VISIBILITY

Endpoint visibility

Dapatkan gambaran yang lebih baik mengenai endpoint yang terhubung ke lingkungan jaringan.

Visibility tidak boleh disamakan dengan fitur keamanan atau profiling yang belum tersedia.
04 / POLICY

Role-based access policy

Terapkan kebijakan akses berdasarkan konteks pengguna dan kebutuhan jaringan yang telah ditentukan.

Detail enforcement, protocol, dan controller harus dikonfirmasi saat assessment.
05 / NETWORK

Wired & wireless access

Kelola kebutuhan akses pada lingkungan jaringan kabel maupun nirkabel dalam satu alur evaluasi.

Arsitektur implementasi mengikuti environment dan perangkat yang digunakan.
06 / OPERATIONS

Operational visibility

Gunakan informasi akses yang tersedia untuk membantu tim membaca aktivitas dan kebutuhan operasional.

Format dashboard dan reporting harus mengikuti build produk Nimbus yang telah disetujui.
How Nimbus NAC works

Dari koneksi hingga kebijakan akses, dalam alur yang dapat dievaluasi.

Workflow berikut adalah kerangka operasional. Detail teknis harus disesuaikan dengan identity source, controller, dan arsitektur jaringan setiap organisasi.

STEP 01

Identify

Kenali pengguna dan endpoint yang masuk melalui jaringan wired atau wireless.

STEP 02

Authenticate

Gunakan identity source yang relevan dan telah divalidasi untuk proses autentikasi.

STEP 03

Profile & map

Hubungkan pengguna dengan grup, role, atau atribut yang mendukung keputusan akses.

STEP 04

Apply policy

Terapkan kebijakan akses sesuai konteks pengguna dan kebutuhan lingkungan jaringan.

Identity sourceActive Directory / LDAP
Network accessWired / wireless environment
User & endpointIdentity, group, role, device context
Policy decisionAccess aligned to approved rules
Architecture & technical fit

Integrasi dimulai dari environment yang benar-benar digunakan.

Nimbus NAC tidak diposisikan sebagai instalasi satu klik untuk semua jaringan. Setiap implementasi dimulai dari pemetaan identity source, topologi, controller, user group, dan kebutuhan policy.

1Identity mappingDefinisikan sumber identitas, grup, role, dan atribut yang relevan.
2Network prerequisiteTinjau controller, arsitektur wired/wireless, dan jalur autentikasi.
3Policy designSusun policy berdasarkan kebutuhan organisasi, bukan template generik.
4ValidationUji compatibility dan alur akses sebelum rollout yang lebih luas.
Catatan teknis: diagram ini adalah alur konseptual, bukan representasi topologi final. Protocol, enforcement point, controller, versi, dan model deployment perlu divalidasi oleh engineer Nimbus.
Integrations

Gunakan identitas dan ekosistem jaringan yang telah dimiliki organisasi.

Daftar publik hanya boleh berisi integrasi yang telah diuji. Versi, prerequisite, dan batasan implementasi harus disampaikan pada tahap evaluasi teknis.

Documented capability

Active Directory

Gunakan grup dan struktur identitas organisasi sebagai bagian dari proses autentikasi dan pemberian konteks akses.

View integration →
Documented capability

LDAP

Hubungkan directory yang kompatibel setelah kebutuhan, versi, dan prosedur integrasi ditinjau bersama engineer.

Review prerequisite →
Validation required

Network environment

Compatibility controller dan enforcement flow perlu diverifikasi berdasarkan perangkat serta arsitektur yang digunakan.

Ask an engineer →
Belum menemukan controller atau environment Anda?Kirim ringkasan topologi, controller, versi, identity source, dan tujuan policy untuk penilaian awal.
Compatibility consult →
Implementation model

Mulai dari assessment, bukan dari asumsi deployment.

Nimbus menggabungkan produk dengan dukungan implementasi lokal. Model deployment final ditetapkan setelah kebutuhan pengguna, perangkat, controller, identity source, policy, dan support dipahami.

Scope boundary: halaman ini tidak menyatakan dukungan universal, protocol tertentu, SLA, compliance, cloud, atau hybrid deployment sebelum dokumentasi dan hasil pengujian tersedia.
01

Technical discovery

Pemetaan tujuan, user group, endpoint, topologi, dan kendala operasional.

Assessment
02

Architecture & policy mapping

Definisikan identity source, access flow, prerequisite, dan policy yang dibutuhkan.

Design
03

Compatibility validation

Uji integrasi dan perilaku akses pada environment yang telah disepakati.

Validate
04

Pilot or proof of concept

Evaluasi alur autentikasi, context mapping, dan policy sebelum rollout.

Evaluate
05

Rollout, training & support

Implementasi bertahap, knowledge transfer, dan support sesuai scope yang disetujui.

Operate
Profesional jaringan Indonesia mengevaluasi implementasi Nimbus NAC di kantor

Proof harus berasal dari build dan environment nyata.

Screenshot dashboard, endpoint list, policy screen, dan integration flow hanya boleh dipublikasikan setelah ditinjau product owner atau engineer Nimbus.

What to evaluate in a demo

Jangan hanya melihat daftar fitur. Uji kecocokan prosesnya.

Demo Nimbus NAC sebaiknya dibangun dari environment dan pertanyaan teknis calon pengguna.

01User and endpoint visibilityData apa yang terlihat dan konteks apa yang tersedia pada build saat ini?
02Identity and group mappingBagaimana pengguna, grup, role, atau atribut digunakan dalam workflow?
03Access-policy workflowBagaimana policy disusun, diuji, dan diterapkan pada environment yang relevan?
04Integration prerequisiteController, versi, directory, dan dependency apa yang perlu disiapkan?
05Implementation and supportBagaimana proses assessment, pilot, rollout, training, dan support dilakukan?
Request a tailored demo →
FAQ

Pertanyaan awal sebelum mengevaluasi Nimbus NAC.

Jawaban final mengenai compatibility, deployment, dan scope harus mengacu pada hasil assessment dan dokumentasi produk terbaru.

Apa fungsi utama Nimbus NAC?
Nimbus NAC membantu organisasi mengenali pengguna serta endpoint, menggunakan konteks identitas dalam proses autentikasi, dan menerapkan kebijakan akses pada jaringan wired maupun wireless secara lebih terstruktur.
Apakah Nimbus NAC dapat terhubung dengan Active Directory atau LDAP?
Kemampuan integrasi Active Directory dan LDAP telah terdokumentasi. Compatibility, versi, prerequisite, dan prosedur implementasi tetap perlu diverifikasi berdasarkan environment organisasi.
Apakah semua Wi-Fi controller langsung kompatibel?
Tidak boleh diasumsikan. Controller, versi firmware, topologi, dan mekanisme akses perlu ditinjau sebelum Nimbus menyatakan compatibility atau prosedur implementasi.
Apakah Nimbus NAC mendukung device profiling?
Device Profiling tercatat sebagai fitur yang belum siap untuk dipublikasikan sebagai kemampuan komersial. Halaman ini tidak mengklaim fitur tersebut sampai status produk dinyatakan siap.
Bagaimana proses implementasinya?
Implementasi dimulai dari technical discovery, architecture dan policy mapping, compatibility validation, pilot atau proof of concept bila diperlukan, kemudian rollout, training, dan support sesuai scope yang disetujui.
Apa yang perlu disiapkan sebelum demo teknis?
Siapkan ringkasan topologi, jaringan wired/wireless, controller dan versinya, identity source, jumlah atau tipe pengguna dan endpoint, masalah yang ingin diselesaikan, serta gambaran policy yang dibutuhkan.
Konsultasi teknis Nimbus NAC bersama network engineer
Request Nimbus NAC demo

Evaluasi Nimbus NAC berdasarkan jaringan yang benar-benar Anda gunakan.

Kirim ringkasan identity source, controller, wired/wireless environment, user group, endpoint, dan kebutuhan policy. Tim Nimbus akan membantu menyusun arah demo dan technical assessment yang lebih relevan.